Identitas buku
Judul : Origami Hati
Penulis : Boy Candra
Penerbit : Mediakita
Tahun Terbit : 2017
ISBN : 978-979-794-534-3
Jumlah Halaman : 293 halaman
Sinopsis
Jangan berpaling dan membuat kita menjadi dua orang asing. Di hamparan bumi ini ada banyak sekali orang yang bisa merebutmu, juga mencuri perhatianku.
Namun, aku ingin tetap kamu dan aku saja yang menjadi kita. Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita.
Tetaplah menjadi seseorang yang membuatku merasa kuat. Jangan biarkan hatimu lepas dari segala harapan yang aku ikat.
Cerita ini berawal dari Aruna terus menahan sesuatu yang kian memanas, menyesak dan serasa semakin kuat ingin meledak di sudut pelopak mata. Ia menjadi seperti sapi gila yang mengamuk dan menyapu semua barang yang tertata rapi di meja belajar. Hatinya sakit. Melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan perempuan lain. Aruna yang malang. Lelaki dengan kemeja kotak-kotak lusuh berdiri menghadap kelaut, ia menikmati udara menjelang senja sambil memotret beberapa objek. Tanpa disadari Ia memotret seorang perempuan. Perempuan itu adalah Aruna. Saat menyadari dirinya sedang difoto dia langsung marah kepada Bagas. Ya, bagas nama lelaki itu.
Pertemuan pertama itu adalah awal dari kisah Aruna yang baru. Bagas mampu menghilangkan sejenak rasa sakit hati yang Aruna rasakan. Sebelum pertemuan mereka Bagas juga memiliki kisah yang pahit dalam percintaannya. Seiring berjalannya waktu Aruna merasa bahagia bersama Bagas. Pemandangan alam yang indah selalu menjadi kejutan buat Aruna. Namun, ingatannya tentang mantan kekasihnya masih membayangi. Hingga pada suatu saat mantan kekasihnya kembali untuk meminta kembali cinta yang ada dalam hati Aruna. Sudah seminggu Aruna menjalani harinya bersama Haga. Namun, dia merasakan ada yang kurang dalam hari-harinya. Aruna bingung dengan hatinya, disatu sisi dia merasa nyaman dan tenang saat bersama Bagas disisi lain dia masih memikirkan Haga, mantan kekasihnya. Tidak ada lagi pemandangan yang indah hanya restoran tempat yang dia kunjungi bersama Haga. Ia juga bahagia dapat mengulang masa-masa indah bersama Haga. Dihati kecilnya dia mengingat Bagas. Lalu, siapakah yang dipilih Aruna?
Kelebihan Novel :
Bahasa novel ini cukup ringan. Konflik, alur, dan penyelesaiannya juga mudah diikuti. Kita juga akan diajak untuk menikmati keindahan pantai dan senja yang sangat disukai salah satu tokohnya. Cover yang sangat menarik membuat para pembeli akan tergoyahkan hatinya untuk membeli novel ini. Novel ini cocok untuk orang yang berusaha untuk move on atau berdamai dengan luka cinta yang telah lalu, novel ini bisa jadi sahabat terbaikmu.
Tokoh
1. Aruna
2. Haga
3. Citra
4. Bagas
5. Anila
6. Putri
7. Oliv
8. Damar
Watak
1. Aruna : baik, pintar dan suka menolong (hlm: 5)
2. Haga : egois dan cuek (hlm: 7)
3. Citra : baik, suka membantu (hlm: 21)
4. Bagas : cuek, baik, setia dan pintar (hlm: 57)
5. Anila : baik
(hlm: 65)
6. Putri : baik, suka membantu dan tegar (hlm: 159)
7. Oliv : sombong (hlm: 210)
8. Damar : suka membantu, baik (hlm: 239)
Latar waktu
Pagi, malam, senja, siang, sore, maghrib, tengah malam, senja.
Latar tempat
Jalan Veteran, Kota Bengkuang, Kampun Gamto, Rumah, fakultas UNPAD, Bearoma Padang, Jembatan Siti Nurbaya.
Latar suasana
Sedih, kecewa, marah, benci, gembira.
Nilai moral
Mencintai tidak perlu meminta ia melupakan masa lalunya.
Nilai budaya
Citra yang suka membantu Aruna sedang sedih.
Nilai sosial
Jangan merebut milik orang lain karena, itu bukan hak kita.
#unsika #UniversitasSingaperbangsaKarawang #PBSIUnsika #nulisbersama