Kamis, 24 Juni 2021

Kepada yang terhomat, BAGUS ABDUL FATTAH

Assalamualaikum Wr.Wb.

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih telah membuka blog yang tidak jelas ini, saya hanya ingin mengucap mohon maaf kepada Tuan Bagus Abdul Fattah yang terhomat atas kesalahan saya yang telah berlalu. 

Seperti manusia pada umumnya pasti membuat kesalahan, tetapi saya dengan tulus mengucap maaf. 

Terima kasih atas waktunya untuk membuka blog ini, saya sangat terkesan bila Tuan Bagus Abdul Fattah memaafkan dan menerima kesalahan-kesalahan saya yang lalu. 

Saya harap dengan adanya blog ini, saya bisa dimaafkan.


Wassalamualaikum Wr. Wb

Jumat, 21 Mei 2021

Resensi Buku Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi - Boy Candra

Identitas buku

 

judul          : Seperti hujan yang jatuh ke bumi

penulis      : Boy Candra

penerbit     : Mediakita

tahun terbit  : 2016

tebal buku    : 2,5 cm

halaman      : 284

 

Sinopsis

 

Kevin, mahasiswa jurusan Fisika yang memiliki wajah tampan namun dingin dan pendiam, ia aktif diberbagai forum dan komunitas pecinta alam dikampusnya. Meskipun dingin terhadap perempuan tetapi tidak dengan gadis spesialnya. Gadis yang sudah bersahabat sedari kecil Nara, Nara senja lebih tepatnya mahasiswi jurusan Seni Tari dan Musik di universitas yang sama dengan Kevin. Gadis dengan dagu yang terlihat runcing, rambut alis yang lentik, dan bibir tipis merah muda, persahabatannya yang hingga kini masih berlanjut membuat banyak kisah yang telah mereka lalui baik suka maupun duka. Hingga tanpa Nara sadari bahwa Kevin sudah memendam rasa terdahap dirinya sejak lama. Nara mudah sekali untuk jatuh cinta dan seringkali gagal dalam hal percintaandengan sabar Kevin selalu ada saat Nara mencurahkan isi hatinya.

 

Juned, lelaki yang singgah di hati Nara, setelah pengkhianatan yang dilakukan oleh kekasih dan sahabat juned. Nara mampu mengobati dan menutup luka yang menganga secara perlahan. Juned memiliki hobi memanjat tebing, yang ia jadikan untuk pelarian. Tak butuh lama untuk saling mengenal mereka pun berpacaran. Kevin yang mengetahui pun hanya bisa mengukir senyum dan mendukungnya walapun ia merasa sakit, dan mencoba untuk membuka hati untuk tiara, salah satu temannya di komunitas pecinta alam. sudah sejak lama Tiara menyimpan rasa untuk kevin, sehingga ia tak menyiakan kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Kevin. Hingga disaat kebahagiaan dan rasa yang memuncakdiantara Juned dan Nara, Juned meninggal saat panjat tebing, selesai sudah kisah mereka. Disaat Nara berduka Kevin pun menemani untuk menguatkan Nara dan perlahan melupakan Tiara. Tiara pun menyerah terhadap Kevin yang hatinya sudah ditetapkan untuk Nara. Seiring berjalannya waktu saat hujan turun di sore hari yang menumbuhkan keberaniankevin untuk menyatakan perasannya kepada Nara.

 

Unsur intrinsik

 

Tema    : Persahabatan dan Percintaan.

Latar tempat  : Kampus, tebing likunggavali, perpustakaan, air terjun nyarai, lembah harau, taman.

Sudut pandang  : Orang ketiga serba tahu.

Alur  : Maju mundur.

Tokoh  : Kevin, Juned, Tiara, Adik dan Ibu juned, Boni, Farid, Ely rahma.

 

Unsur ekstrinsik

 

Nilai moral

Mengajarkan kepada kita tentang persahabatan dan kisah percintaan dengan keteguhan hati.

 

Pada unsur ekstrinsik  ini hanya terdapat nilai moral saja, tidak ada lagi unsur nilai-nilai lainnya.

 

Kelebihan buku

 

Buku ini sangat bagus dan direkomendasikan untuk para remaja karena kita dapat memahami makna persahabatan yang tentunya berkaitan tentang hubungan percintaaan yang rumit.

 

Kekurangan buku

 

Dengan warna cover buku berwarna putih, sehingga cepat kotor dan identitas penulis tidak lengkap.

 

Kesimpulan

 

Dengan cover dan isi cerita yang sangat menarik, tentunya dapat  membuat pembaca merasa nyaman serta penggambaran latar yang nyata dapat membuat pembaca bisa merasakan saat membaca buku ini.

Sabtu, 17 April 2021

Resensi Novel “Origami Hati” Boy Candra

Identitas buku

Judul : Origami Hati 
Penulis : Boy Candra
Penerbit : Mediakita
Tahun Terbit : 2017
ISBN : 978-979-794-534-3
Jumlah Halaman : 293 halaman

Sinopsis 

Jangan berpaling dan membuat kita menjadi dua orang asing. Di hamparan bumi ini ada banyak sekali orang yang bisa merebutmu, juga mencuri perhatianku.

Namun, aku ingin tetap kamu dan aku saja yang menjadi kita. Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita.
Tetaplah menjadi seseorang yang membuatku merasa kuat. Jangan biarkan hatimu lepas dari segala harapan yang aku ikat.

Cerita ini berawal dari Aruna terus menahan sesuatu yang kian memanas, menyesak dan serasa semakin kuat ingin meledak di sudut pelopak mata. Ia menjadi seperti sapi gila yang mengamuk dan menyapu semua barang yang tertata rapi di meja belajar. Hatinya sakit. Melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan perempuan lain. Aruna yang malang. Lelaki dengan kemeja kotak-kotak lusuh berdiri menghadap kelaut, ia menikmati udara menjelang senja sambil memotret beberapa objek. Tanpa disadari Ia memotret seorang perempuan. Perempuan itu adalah Aruna. Saat menyadari dirinya sedang difoto dia langsung marah kepada Bagas. Ya, bagas nama lelaki itu.

Pertemuan pertama itu adalah awal dari kisah Aruna yang baru. Bagas mampu menghilangkan sejenak rasa sakit hati yang Aruna rasakan. Sebelum pertemuan mereka Bagas juga memiliki kisah yang pahit dalam percintaannya. Seiring berjalannya waktu Aruna merasa bahagia bersama Bagas. Pemandangan alam yang indah selalu menjadi kejutan buat Aruna. Namun, ingatannya tentang mantan kekasihnya masih membayangi. Hingga pada suatu saat mantan kekasihnya kembali untuk meminta kembali cinta yang ada dalam hati Aruna. Sudah seminggu Aruna menjalani harinya bersama Haga. Namun, dia merasakan ada yang kurang dalam hari-harinya. Aruna bingung dengan hatinya, disatu sisi dia merasa nyaman dan tenang saat bersama Bagas disisi lain dia masih memikirkan Haga, mantan kekasihnya. Tidak ada lagi pemandangan yang indah hanya restoran tempat yang dia kunjungi bersama Haga. Ia juga bahagia dapat mengulang masa-masa indah bersama Haga. Dihati kecilnya dia mengingat Bagas. Lalu, siapakah yang dipilih Aruna?

Kelebihan Novel : 

Bahasa novel ini cukup ringan. Konflik, alur, dan penyelesaiannya juga mudah diikuti. Kita juga akan diajak untuk menikmati keindahan pantai dan senja yang sangat disukai salah satu tokohnya. Cover yang sangat menarik membuat para pembeli akan tergoyahkan hatinya untuk membeli novel ini. Novel ini cocok untuk orang yang berusaha untuk move on atau berdamai dengan luka cinta yang telah lalu, novel ini bisa jadi sahabat terbaikmu. 
    

Tokoh
1. Aruna 
2. Haga 
3. Citra  
4. Bagas  
5. Anila 
6. Putri  
7. Oliv   
8. Damar  

Watak
1. Aruna : baik, pintar dan suka menolong (hlm: 5) 
2. Haga : egois dan cuek  (hlm: 7) 
3. Citra : baik, suka membantu  (hlm: 21) 
4. Bagas : cuek, baik, setia dan pintar (hlm: 57) 
5. Anila : baik 
(hlm: 65) 
6. Putri : baik, suka membantu dan tegar (hlm: 159) 
7. Oliv : sombong (hlm: 210) 
8. Damar : suka membantu, baik (hlm: 239)

Latar waktu
Pagi, malam, senja, siang, sore, maghrib, tengah malam, senja.
Latar tempat
Jalan Veteran, Kota Bengkuang, Kampun Gamto, Rumah, fakultas UNPAD, Bearoma Padang, Jembatan Siti Nurbaya. 
Latar suasana
Sedih, kecewa, marah, benci, gembira.

Nilai moral
Mencintai tidak perlu meminta ia melupakan masa lalunya. 
Nilai budaya
Citra yang suka membantu Aruna sedang sedih. 
Nilai sosial
Jangan merebut milik orang lain karena, itu bukan hak kita.

#unsika #UniversitasSingaperbangsaKarawang #PBSIUnsika #nulisbersama


Rabu, 31 Maret 2021

Tutorial Masak Chicken Katsu

Halo apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Wah, ini pertama kalinya saya membuat blog. Kira-kira apa ya topik yang akan dibahas disini?

Nah, untuk pertama kalinya saya akan membahas tentang masak. Kalian pada suka makan bukan? Pastinya jarang sekali diantara kalian ini suka masak, hanya suka makan aja. Hayo, ngaku deh!!
Tapi tidak apa-apa, karena disini saya akan bagi tutorial masak Chicken Katsu. Kenapa sih harus Chicken Katsu? Karena pembuatannya simpel, bahan-bahan yang dibutuhkan juga sedikit. Pasti bakalan mudah untuk kalian yang pertama kali mencoba masak ini.

Bahan-bahan yang diperlukan diantaranya:
  1. Dada ayam fillet 
  2. Tepung terigu
  3. Tepung roti
  4. Telur
  5. Minyak sayur
  6. Merica
  7. Garam
Untuk bahan-bahannya gampang dicari bukan? 

Langkah-langkah memasak:
  1. Pertama kalian cuci bersih terlebih dahulu dada ayam yang sudah dibeli.
  2. Lalu kalian siapkan 3 piring untuk tepung terigu, tepung roti, dan telur yang sudah dikocok.
  3. Ayam yang sudah dicuci, bisa kalian potong agak tipis agar cepat matang. Lalu balurkan garam dan merica ke ayam agar rasanya tidak hambar.
  4. Ayam yang sudah dibalurkan garam dan merica kalian balurkan lagi dengan tepung terigu, lalu balurkan dengan telur yang sudah dikocok, dan yang terakhir balurkan ayam ke tepung roti. Pastikan membalurkannya itu dengan sempurna ya teman-teman, biar cantik permukaan ayamnya.
  5. Setelah ayam tertutup dengan tepung, kalian bisa panaskan minyak. Diusahakan minyaknya banyak ya, biar bisa matang merata. 
  6. Jika dirasa minyak sudah panas, kalian bisa goreng ayamnya, goreng sampai berwarna golden brown. Goreng kedua sisi ayam.
  7. Jika sudah matang bisa langsung tiriskan, lalu dipotong-potong menjadi beberapa bagian. 
  8. Chicken Katsu siap dihidangkan.

Nah, tidak sulit bukan untuk memasak chicken katsu ini? Kalian bisa memakannya dengan saus sambal yang di campur dengan mayonnaise, itu akan membuat rasanya menjadi semakin enak. 
Selamat mencoba!